インドネシアの交通

インドネシアは広い国ですから交通は色々あります。スマトラとカリマンタンとパプアとマルクとスラウェシは渋滞じゃありませんです。例えばメダンから北アチェまで旅行した時道に車は一台か2台しかないんです。

               でも大都市の交通に渋滞です。私の町道が渋滞です。例えばバンドンとボゴルとジャカルタなど。私はボゴルに住んでいます。私の会社のジャカルタ大学はジャカルタにあります。毎日運転することが34キロの1時30分ぐらいにかかります渋滞のポイントは三つあります。パルん市場とガペルク交差点とシプタットフライオパーです。タベルを見ましょう!

タベル1。うちからジャカルタ大学までは34キロぐらいです。車で1時30分かかりました。

パルン市場ガペルク交差点ジャカルタ大学
 キロキロキロ
うち(ボゴル)18.730    
パルン市場  9.130  
ガペルク交差点    5.730

タベルを見た後に結論は何ですか。ジャカルタに近づく渋滞になります。よかった私の会社は南ジャカルタにあります。センタージャカルタにある場合。。。考えてください!毎日180万モーターカーはジャカルタに入っています。ジャカルタにはいったモーターカーの中に74%アウトバイク。

Menikah, PPG, atau lanjut S2?

Habis lulus mau ngapain?” Pertanyaan itu senantiasa saya lontarkan pada mahasiswi ketika saya menandatangani lembar pengesahan maju sidang.

Saya mau tetap jadi guru bu! Sekarang udah ngajar. Ini ditawarin juga di SMAN NEGERI mengganti guru yg sudah pensiun.

Good, jangan lupa segera daftar PPG jika komitmen menjadi guru tinggi. Karena masa depan, sertifikat guru menjadi lisensi layak tidaknya mengangkat guru entah itu honor ataupun tetap.

Kalau Saya kayaknya nikah dulu Bu! Saya ingin kayak ibu ngejar karirnya udah anak besar aja!”

“Heh….本当に。。。。彼氏がいますか?”

Menikah itu menjadikan saya yakin makna qodar dalam sebuah hadits. Tiga hal yg tidak bisa ditolak manusia, “Kelahiran, kematian, dan masa mengakhiri kejombloan (jodoh)

Ketahuilah bahwa sesungguhnya saya tidak mengejar menikah muda. Namun saya hanya menjalani takdir dan tetap menyimpan cita-cita.

大学生の時, saya mahasiswa aktif di riset, dari mulai ikut LKIP (Lomba Karya Inovatif Produktif) Nasional paling tidak saya pernah jadi semifinalis dan finalis yg mendapatkan dana hibah dari IPB dan DIKTI untuk melakukan riset. Ikut proyekan dosen mengambil data riset….jadi tak terpernah berpikir menikah cepat.

24さい, jelang seminar hasil riset skripsi, ada cowok yg cukup intensif melakukan pendekatan, ketika dia mulai serius, saya meminta Ayah dan Ibu saya mempertimbangkannya untuk memerima atau tidak……ternyata ayah ibu tidak keberatan, jadi saya menikah umur 24 dan dia 「suami saya sekarang」25 saat itu. 若いね。。。。。!

Jadi, saya tentu fokus menjalani peran sebagai isteri dan ibu, lalu mendorong karir suami. Menjalani takdir tersebut. Sampai setelah suami selesai S2, barulah saya berpikir untuk melanjutkan S2, jadi itu….setelah saya punya anak 3 loh! 32さい。。。Dan beruntung saat itu CIDA (Canadian International Development Agency) dan MORA (Ministry Of Religion Affair) bekerjasama dalam program penguatan Matematika Sains di Perguruan tinggi Agama Islam. UIN Jakarta kemudian bekerjasama dengan Mc Grill University dan UPI dalam memberi beasiswa ikatan dinas dari CIDA-MORA menjadi dosen di UIN JAKARTA. Saya apply untuk program itu, dan diterima, itulah asbabun nuzul saya jadi dosen UIN Jakarta. Kalau jadi dosen, masuk pertama kita akan disodori perjanjian kerja bahwa kita akan lanjut S3. Jadi, 38さいlanjut S3 dengan beasiswa DIKTI.

Long jouney to reach my dream, and i have to keep my own dream for 13 years.

そして彼氏があったら早く結婚してください!

Jangan pernah menunggu takdir yg tak kita ketahui, jalani apa yg ada dihadapan lebih dahulu, sambil tetap menyimpan cita-cita, suatu saat dapat diwujudkan.

Happy Weekend!

MacOs Catalina, NO WAY!

Sejak tahun 2014 saya pengguna Macbook Air produk2012, sebelumnya hapal banget bongkar pasang dan kutak katik OS berbasis microsoft. Si Apple ini sebenarnya sudah menyediakan paket lengkap pengolahan data, kata, dan presentasi. Namun, karena saya terbiasa pakai ms office, saya tetap beli ms office. Beli tahun 2014 ms office for mac yg tersedia ya MsOffice2011. Jadilah dia terbenam di dalam laptop saya selama 5 tahun ini.

Malapetaka di mulai ketika saya install MacOs baru CATALINA. Sehabis install Msoffice2011 hilang semua, dia minta install baru microsoft365. Apa?? Install baru dan disuruh langganan 850rb pertahun. Gile bener deh…. Dulu saya beli msoffice2011 dari Adhit seorang Students Microsoft Pathner harga 700-an ribu rupiah. Gak mau dong ganti, lagian gak butuh sharing online lah, masih pewe dg sharing dropbox dan googledocs.

Tiga hari saya berupaya mendowngrade ke os sebelumnya. Bayangkan 3 hari itu sampai2 sedikit frustasi, apa saya bawa aja ke service center di Bandung ya? (Di kota saya apple gak ada service centernya, adanya di Kelapa Gading atau Bandung). Hari ke tiga, malam mingguan saya dihabiskan dg Si Mac, ah so sweet banget. Akhirnya lewat tekan option+R lalu hapus disk, lalu balikin ke OS lion 10. Udah balik ke Os awal tuh laptop. 17時かかりました! すごいね。Tapi MS OFFICE 11 saya belum. Bagaimana dong?

Waktu beli produk msoffice2011 adhit kasih link dan kode aktifasi. Tapi kode link udah gak aktif. Namun saya ingat 2016 saya pernah backup berkala. Saya coba cek ternyata iya, bisa!

So the next step, saya reset, tekan option+R dan pilih restore from time mechine. Daraaaa…… macbook saya balik ke posisi semula, dg OS el capitain dan Ms Office11.

Naamanya manusia, masih aja gak puas ya? Ah cobaah tingkatin ke MacOs Sierra. Kali ini saya baca dulu situs Ms Office dia dukung apa aja. Disitus dinyatakan Ms Office2011 belum pernah dicoba di HighSierra dan MsOffice menghentikan dukungan untuk msoffice2011 sejak 2017. Dia hanya melayani update bagi pelanggan seperti saya aja. So, gak jadi di update MacOs el capatain ke Sierra. Sudahlah Macos El Capitain dengan MsOffice2011 adalah pasangan sejati, yg penting mendukung kerja kita.

Sebagai catatan bagi para pengguna Macbook air yg gak bisa moveON dari msoffice.

(1) Jangan buru2 update ke Catalina, karena dia hanya mendukung Msoffice2019 dan 365.

(2) upayakan backup berkala, ya 1 tahun sekali. Supaya semua data diri dan aplikasi aman selalu, gak harus “kembali ke titik 0” karena kita bukan Pasti PAS Pertamina.

So, semoga bermanfaat!

Terjerat dalam kelompok pengajian Radikal

Pertanyaan yg sering saya dapatkan adalah “Kok bisa belasan tahun ikut kajian dan tidak merasa bahwa itu sebuah kesalahan karena menentang NKRI PANCASILA?

“Pengajian radikal adalah pengajian ideologis yg ingin mengubah “dasar/akar/radical” sebuah negara. Bahasan ini radikalisme dalam pengajian islam berdasarkan pengalaman dimana saya pernah terjebak didalmnya saat mengikuti kajian Rohis SMA, Assistensi Agama Islam PT, Badan Kerohanian Islam PT, dan berlanjut setelah selesai kuliah…

Alasannya, kenapa sulit melepaskan diri dari kajian yg jelas-jelas ingin memgganti Pancasila dan menjadikan NKRI sebagai negara bagian kekhilafahan atau bagian dari Negara Serikat Muslim (Jamiatul Muslimin)

Pertama-pertama mengkaji tentu tidak langsung disampaikan anti pancasila. Tapi disampaikan hal-hal yg memperkuat iman. Misalnya kajian yg pernah sangat sebentar saya ikuti sekitar 1 tahun, materi awalnya ma’rifatullloh, marifatul rasul, ma’rufatul quran….cek hapalan, ngaji quran, shalat lail…tentu saja sebagai org yg ingin menjadi lebih baik tertarik memperbaiki aqidah dan amal ibadah. Lalu kajian yg saya ikuti selama belasan tahun mengawalinya dengan thariqul iman yang isinya rukun iman.

Kedua, setelah pondasi aqidah dirasakan kuat. Mulailah memperkuat makna laa ilaha illa lloh. Dilarang menuhankan hal lain selain alloh swt, maka haram menuhankan pancasila. Mulai memperkuat bahwa Alloh swt sbg kholiku wa mudabirru, makna adalah pembuat hukum, manusia tidak boleh membuat hukum. Maka pekerjaan pembuat hukum seperti anggota DPR/MPR adalah haram. Demokrasipun menjadi haram karena menyerahkan pembuatan hukum pada rakyat. Sampai di sini kita menyadari bahwa kajian ini mengancam NKRI PANCASILA. Kita sadari juga logika mereka yg kadang susah dimengerti dan tdk rasional misalnya “Manusia dilarang membuat hukum sendiri yg bersumber dari akalnya” Lalu kita tanya, lalu bagaimana mengatur hidup agar aman, tertib, damai, sejahtera tidak semua hukum ada dalam al quran dan assunah. Misalnya bagaimana aturan buang sampah, lalu lintas, tata kota? Mereka jawab harus lewat “ijtihad” Kemudian kita tanya, “Ijtihad bukannya menggunakan akal manusia juga?” Mereka menjawab, “iya memang ijtihad pakai akal manusia, namun rujukan ijtihad adalah al qur’an dan assunah” Jika dilanjutkan dg pertanyaan “namun pendapat tentang diri manusia terbagi dari hajatul udhowiyah dan garizah itu juga murni pengamatan mujtahid seorang manusia apa bedanya mujtahid ini dengan teori Mashlow?” Maka jawaban akan muter2 bahwa mujtahid tersebut mengkaitkan dg al quran dan assunah karena dia ulama sebagai pewaris nabi. Jika kita tohok dengan pertanyaan, “NKRI PANCASILA juga hasil ijmak ulama, para ulama yg tentu mempertimbangkan dg cermat ketika menerima NKRI PANCASILA” …. maka jawabnya bisa jadi dua yaitu 1) ulama itu bukan ulama golongan kita atau 2) ulama itu belum selesai perjuangannya untuk meng-kaffah-kan syariat islam di bumi indonesia. Jadi, tahapan ini membuat peserta teryakinkan bahwa perjuangan mereka menumbangkan NKRI PANCASILA adalah sah secara hukum islam dan bagian dari jihad.

Ketiga adalah menguatkan “ruh jamai'” apa itu ikatan antar anggota pengajian yg melebihi ikatan antar anggota keluarga. Ini membuat org menjadi sangat terikat bahkan saling guyub membantu finansial. Sebagai makluk sosial, hal wajar dan manusiawi terjebak di sini ketika merasakan nikmatnya ruh jamai’.

Keempat menjebak dalam liqo atau halaqoh seminggu sekali wajib hadir. Liqo atau halaqoh ini ibarat wadah cuci otak. Selama seminggu akan banyak pemikiran dan informasi masuk dari sana dan sini karena interaksi manusia dengan manusia juga dengan media berita. Liqo/halaqoh akan mendiskusikan isu2 itu dari sudut pandang kelompoknya sehingga setelah liqo/halaqoh sudut pandang menyatu lagi. Istilahnya liqo/halaqoh adalah cara menyamakan pemikiran agar satu langkah. Makin sering tidah hadir ke liqo/halqoh mingguan makin jauh dari pemikiran dan gerak kelompok ini. Lama2 akan keluar dari kelompok ini. Maka kehadiran dlm liqo/halaqoh secara dawam menjadi indikator tetap atau dikeluarkan dari kelompok ini. Bagi org2 yg tekun dan gigih, akan selalu hadir kegiatan liqo/halaqoh, akibatnya akan makin sulit lepas dari gerakkan ini.

Empat inilah alasan utama mengapa seseorang sulit lepas dari sebuah gerakkan radikal walaupun dia tahu bahwa gerakkan yg diikutinya mengancam NKRI PANCASILA dan perjuangnya melalui penyebaran opini umum yg bersifat provokasi dapat membuat perpecahan, dhoror, bahkan kerusakan di tengah masyarakat muslim. Wallohualam bi sawab.

Failure of Eco-Qurban

Ingin berkurban dengan tetap mengurangi sampah plastik gagal total. Malah menambah sampah plastik, maksudnya?

Ya! Maksudnya? Hari itu kami meniatkan eco-qurban, saya sudah menyiapkan besek. Dan meminta pada panitia mensosialisasikan dilarang menggunakan kantong kresek dan diminta warga yg mendapatkan kupon membawa kantong sendiri. Dan eco-qurban di wilayah ini pun bagus sekalian edukasi lingkungan karena masyarakat di kampung ini sebagian besar punya kebiasaan buruk terhadap lingkungan yaitu “BUANG SAMPAH SEMBARANGAN TERMASUK BUANG SAMPAH KE ALIRAN SUNGAI CISADANE”

Apa yg terjadi pada hari H? Panitia tetap membeli kantong kresek, dan setelah disimpan ke besek dikresekkin. Lah? Ini namanya nambah sampah dong? Iya, disitulah kekecewaan saya pada panitia kurban.

Eco-qurban prinsipnya adalah beribadah tanpa merusak lingkungan. Sebagai Khalifah fii al ardhi manusia diamanatkan menjaga bumi. Pesannya jelas yg membuat rusak dan baik bumi ini adalah kita manusia, namun acapkali kita sebagai manusia hanya berpikir linier saja. Ibadah untuk pahala diri sendiri tanpa memikirkan akhlak terhadap bumi. Pola berpikir seperti inilah biang kehancuran islam. Pola pikir EGOIS mementingkan diri tanpa mau menoleh dampak dari ibadah kita. Sebagai agama parapurna yg sdh mengatur segala hal, kita menjadi malu…karena akhlak muslim kita.

Jika aqidah adalah akar, syariah/ibadah adalah batang, dan akhlak adalah buah. Maka acapkali muslim hanya menampakkan pohon yg kokoh tapi tak berbuah-berbuah atau infertil. Itulah perumpamaan umumnya muslim di Indonesia sampai hari ini. Ada saja muslim yg kokoh tanpa menghasilkan buah yg dapat dinikmati umat manusia. So, next year should be better….

Radikalisme dan cara berpikir linier kasualitas

Dimana langit dijunjung disitu bumi dipijak, adalah salah satu pribahasa Indonesia, mejadi pesan turun temurun, termasuk oleh WALI SONGO yg menyebarkan islam di Indonesia.

Pada kaum muda (sekarang ada juga kaum tua) yg sedang mencari jati diri, seringkali bertemu kajian yg mengamggap NKRI PANCASILA sebagai THOUGUT atau PRODUK KAFIR.

Kajian seperti ini menanamkan logika linier dan kasualitas yg mengarah pada radikalisme bahkan terorisme, seperti apa itu?

Laa ila ha illaloh, menjadi landasan aqidah ‘ilah’ sesuatu bukan dari Alloh swt dianggap musyrik termasuk pancasila sebagai produk manusia. Karena bukan produk Alloh swt maka org2 yg mengemban dan percaya pada pancasila disebut orang kafir.

Kajian radikal seperti ini akan menggelincirkan pada tindak terorisme, ketika mereka berpikir Orang kafir halal darahnya, maka melakukan bom bunuh diri dg korban masyarakat Indonesia baik muslim atau non muslim dianggap Jihad memerangi org kafir.

Benarkah? NKRI PANCASILA adalah hasil ijmak ulama Indonesia 1945, ulama dari Komponen MUHAMMADIYAH, NU, Masyumi, dll menyepakatinya demi kemashalahatan dan persatuan indonesia. Apakah para ulama tersebut Thougut dan Kafir? Apakah kalian tidak percaya pada ulama?

Tahun 50-70 an, di Indonesia sebagian ulama mencoba kembali mendirikan NII, ingin mengembalikan sila 1 dg ketuhanan yg maha esa sesuai Syariat Islam. Apa yg terjadi saat itu? Pecah perang saudara antara TNI vs TII yg korbannya rakyat. Rakyat ketakutan kena peluru nyasar sampai sembunyi di lubang2. rakyat merugi karena hasil panennya dijarah anggota TII yg kehabisan stok pangan. Perjuangan ini memberikan dhoror pada masyarakat, apakah kemudian kita akan mengulanginya dengan mendengungkan NKRI BERSYARIAH?

Jamiatul Islamiyah adalah pemikrian ulama Ikhwanul Muslimin, pun Khilafah adalah pemikiran ulama Hizbut Tahrir. Mereka berijtihad mengambil fakta2 di wilayah Timteng tempat mereka mukim. Fakta kekhilafahan itu dekat dg mereka. Tentu pendapat mereka para ulama ini adalah pendapat islami.

Bagaimana jika pendapat ini diimport di Indonesia? Dan bergerak mengubah tatanan yg sudah menjadi IJMAK ULAMA 1945? Maka suatu hal yg wajar jika NU bergerak mempertahankan ijmak ulama 45.

Perspektif Jamiatul Muslimin atau Khilafah dapat dipandang sebagai khasanah keilmuan islam, ragam ijtihad para ulama (terutama timur tengah) berdasarkan perspektif ketatanegaraan. Namun ketika melakukan provokasi dan pergerakan TSM (terstruktur, sistemik, masif) sambil meng-kafir2-kan dan men-thougut2-kan juga mem-bid’ah2-kan hasil kesepakatan para ulama 1945. Maka sesungguhnya anda2 inilah yg sedang menabur perpecahan dan mengoyak persatuan Indonesia.

Sebagai bagian dari Warga Negara Indonesia. Mari hargai perjuangan para wali songo dan para ulama yg telah berijmak tahun 1945. Hiduplah dg menjaga persatuan dan perdamaian Indonesia.

Wallohualambisawab

Bagaimana Kabar Revolusi Mental Kita?

Pada tahun 1945, pasca kekalahan PD II, Jepang mereformasi pendidikannya. Hal mendasar yg direformasi adalah MORAL. Di Jepang pendidikan Moral 1 jam perminggu di semua level dasar dan menengah. Pembelajaran diberikan melalui metode konflik kognitif. Hal utama dalam pendidikan moral adalah: “MENGHILANGKAN EGO MENJADI MEMIKIRKAN KEBAIKAN UNTUK BERSAMA”

Maka keberhasilan pendidikan jepang dilihat dari indikator moral yaitu:

(1) jika masih banyak orang yg “Keukeuh dg pendapat sendiri dan merasa paling benar” maka pendidikan gagal.

(2) pendidikan gagal jika “masih banyak org memperjuangkan diri sendiri dan keuntungan untuk dirinya saja”

(3) Pendidikan gagal jika masih banyak org Merasa pintar sendiri dan gak mau berbagi”

Dll…

Urgesi perubahan moral ini dilakukan oleh Ibu (ada kyouku mama – mirip hadonah dlm islam), sekolah bahkan media televisi….bisa disaksikan acara jepang dari drama/sinetron juga aneka acara tips berujung pada pesan2 moral “JANGAN EGOIS, HANYA MIKIRIN KEINGINAN, KEUNTUNGAN, KEBUTUHAN UNTUK DIRI SENDIRI”. Semesta bergerak mewujudkan revolusi mental ini.

Tajiri, Nobira dan Negishi Sensei kolega kami selama 6 tahun ini senantiasa memberi semangat pada kita org Indonesia “70 tahun lalu yaitu saat masa PERANG DUNIA” Jepang Masyarakatnya sama dengan Indonesia (penuh dg org2 egois yg hanya mementingkan kepentingan sendiri dan keinginan sendiri bukan kepentingan bersama dan bersama2 memajukan negara). Revolusi Mental melalui Pendidikan Moral yg membuat Jepang maju seperti sekarang.

Revolusi mental Jepang 1945 dasarnya ilmu2 teori perkembangkan mental yg sering kita pelajari misalnya Piaget, Ericson, Kohlberg….pendidikan moral jepang diramunya dari sini juga…

Bagaimana dg revolusi Mental kita?

Revolusi mental tak akan berhasil bila belum menemukan agar masalahnya…..

Budaya korup tidak bisa diatasi dg naiknya gaji. Sifat radikal tidak akan hilang dg meniadakan pendidikan agama. Dan lain2nya seperti yg selama ini sudah diaplikasikan atau diwacanakan…… hal2 itu bukan akarnya….. Pakar pendidikan Jepang menemukan dari aneka masalah di dunia adalah akar masalahnya adalah “EGO”. Menghilangkan EGO menjadi memikirkan pikiran dan perasaan orang lain, inilah yg ditemukan pakar pendidikan Jepang.

From “TEPOK DADA” to “TEPO SELIRO” itu yg harus direvolusi dari mental kita.

#RIP Cebong dan Kampret

Rasanya udah lama gak menulis pandangan politik. Pertemuan 13 Juli 2019 membuat saya bergairah menulis lagi. Sebelum nulis berdo’a dulu ah…. “Semoga peristiwa 137 menjadi lonceng kematian umpatan Cebong dan Kampret yang terus menerus mewarnai media sosial sejak 2014” Aamiin yra.

Dari awal saya tak pernah meragukan keberpihakan Prabowo terhadap NKRI, ideologi Partai Gerindra pun lebih mendekati dengan PDIP dan PSI dibandingkan PKS. Jika Gerindara dan Pak Prabowo berlabuh kembali dengan PDIP, adalah wajar saja. Bagaimana pun ikatan ideologi adalah ikatan yang paling kuat dalam menyatukan berbagai komponen. Partai peserta pemilu dan pemilihnya dibagi menjadi 4 kelompok ideologi, yaitu:

  1. Nasionalisme kerakyatan yaitu PDIP Gerindra PSI.
  2. Nasionalisme islam yaitu PBB, PKB, PPP, PAN
  3. Nasionalisme konglomeratisme yaitu Golkar, Nasdem, Demokrat dan pecahan kecil lainnya.
  4. Islamisme eksklusivisme: PKS yang bersifat transnasionalime (jejaring internasional) didukung ORMAS transnasional yaitu HTI dan salafy, dan juga organisasi tanpa jaringan internasional yaitu FUI dan FPI serta ormas sejenisnya.

Kelompok nasionalisme apapun ideologi pecahannya baik kerakyatan, islam, maupun konglomeratisme berkeyakinan “Indonesia dengan Bhineka Tunggal Ika hanya dapat bersatu dibawah NKRI Pancasila“. Sebaliknya kelompok Islamisme ekslusivisme yang saat ini berada dalam satu wadah koordinasi PA212 berkeyakinan “Indonesia harus berdiri atas dasar Al Quran dan As Sunnah dengan mendirikan Jamiatul islamiyah atau Khilafah atau NKRI Bersyariah atau NEO NII lainnya“. Peta seperti inilah yang terjadi saat ini.

Maka pertemuan Prabowo dan Jokowi disambut baik oleh mereka yang mencintai NKRI Pancasila, namun bagaikan badai besar bagi kelompok islamisme ekslusivisme. Mengapa? Mengapa mereka tidak setuju Prabowo berlabuh dengan kelompok Nasionalisme NKRI-Pancasila???

(1) Gerindra Prabowo adalah sekutu yang bisa diandalkan.

PAN dan Demokrat, bagi kelompok ini tidaklah dapat dijadikan gantungan. 2014 PAN dapat jatah kursi kabinet. Demokrat paling anti menggunakan isu eksklusivisme dalam setiap langkah politiknya. Gerindra, senantiasa bersekutu apapun kondisinya. Bahkan dalam kesempetan terbuka Pak Prabowo dengan lugas menyataka PKS bukan sekedar teman berkoalisi tapi juga SEKUTU.

(2) Prabowo mempunyai jejaring global yang dapat membantu upaya mereka kelak ketika menegakkan Syariat Islam di Indonesia. Dengan jejaring luar biasa, maka Prabowo adalah ruh semangat keberanian. Prabowo bagi mereka laksana Umar Bin Khatab yang memberikan kekuatan pada pasukan muslim untuk berani berkonfontrasi dengan musuh.

(3) Pada awalnya mereka menduga Prabowo bisa dikendalikan dengan mudah. Namun berdasarkan fakta, sebetulnya siapa yang mengendalikan? Gerindra Prabowo yang dikendalikan atau justeru Gerindra Prabowo mengendalikan PA212. Berdasarkan fakta revisi Ijmak Ulama I yang mendukung kalangan ulama menjadi wapres, kemudian direvisi jadi ijmak Ulama II yang mendukung Prabowo Sandi. Terdiamnya semua komponen atas kekosongan wagub DKI…. semua menandakan bahwa Gerindra Prabowolah yang mengendalikan mereka. PA212 dikendalikan untuk kemanangan Pilpres 2019, karena keberhasilan tes water di DKI Jakarta. Setelah Pilpres usai, dengan berbagai insiden ngotot menyalahi fakta dan takdir, tentu saja semua menjadi bahan renungan, bagi semua komponen bangsa termasuk Pak Prabowo. Betapa bahayanya NKRI Pancasila, jika terus bersama kelompok ini.

Bahaya? bagaimana bisa. Kelompok PA212 terdiri dari tiga lapisan:

  1. Kelompok jihadul fikriyah, yaitu PKS dan HTI dan sejenisnya, kedua kelompok ini bertugas memproduksi konten provokasi menciptakan MEDAN PERANG PEMIKIRAN di kalangan masyarakat. Kelompok inilah yang bekerja menyebarkan konten2 provokatif melalui media sosial dan bulletin mingguan. Juga melalui pengajian2 di lingkungan masyarakat. Gerakkannya “Mengajak Berfikir” untuk melepaskan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan sah. Umumnya orang-orang pada kelompok ini adalah kalangan intelektual lulusan S1,S2, S3, bahkan professor. Sebagai intelektual mereka mendapatkan porsi “didengar dan ditaati” oleh masyarakat.
  2. Kelompok jihadul laksariyah, yaitu FUI dan FPI dan sejenisnya yang tampil dengan demo-demo agrasif, maju ke muka dengan berani, menyerukan masyarakat untuk berkerumun dan berkumpul. Dengan tegas mereka memposisikan sebagai pasukan yang berani menentang pemerintahan melalui umpatan dan cacian serta tekanan pengerahan massa. Kelompok ini menjadi tempat bersadar masyrakat yang kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah. Kelompok ini batu sandaran bagi masyarakat yang sudah tercuci otak oleh kelompok jihadul fikriyah tapi tak punya kualifikasi untuk bisa masuk pada kelompok jihadul fiktiryah tersebut.
  3. Kelompok jihadul madaniyah, kelompok ini adalah kelompok yang berani berperang, melakukan bentrokan fisik dan senjata dengan aparat keamanan. Mereka ini kelompok seperti ISIS, MMI, Al Qaeda, dll.

Jika kita sering membaca bagaimana konflik2 di Timur Tengah terjadi, keberadaan tiga lapisan ini sangat mudah ditelurusi geraknya. Ketiga lapisan ini bekerja sesuai ranah masing2 namun ketiganya sesungguhnya bahu membahu mencapai tujuan yang sama yaitu TEGAKNYA BENDERA TAUHID di Indonesia. Kita ambil kasus Suriah.

(1) Ikhwanul muslimin dan Hizb Tahrir tak pernah berhenti menyebarkan provokasi “ASSAD SYIAH, KOMUNIS, DZALIM” padahal Assad Presiden yang dipilih mayoritas rakyat, pro palestina, memberikan pendidikan dan pengobatan gratis pada rakyatnya, dan dia seorang Sunni. Namun medan perang pemikiran diciptakan kelompok jihadul fikriyah berhasil membuat rakyat benci Assad.

Mirip dengan di Indonesia “Pak Jokowi dilabeli dengan PKI, pemimpin DZALIM, China, menang dengan curang dll”

(2) Demo terus menerus didukung masyarakat yang diam dan dikomandoi oleh kelompok jihadul laskariyah. Keberhasilan hasutan kelompok Jihadul Fikriyah, dieksukusi dilapangan oleh kelompok jihadul laskariyah. Hal ini memicu pasukan Suriah bertindak tegas, dan ini dimanfaatkan oleh mereka dengan menuduh balik “Pemerintah Assad melakukan tindakan Refrresif”

Mirip dengan kejadian 2122-5, kelompok Jihadul Fikriyah berhasil menggiring opini Pemerintah Jokowi Dzalim dan Melakukan Kecurangan Secara TSM – Terstruktur Sistematik Masif. Kelompok jihadul laskariyah turun berdemo, yang akan memicu kelompok jihadul madaniyah untuk juga keluar memanfaatkan situasi genting untuk melakukan bentrokan senjata.

(3) Pada kasus Suriah, seruan pemimpin Ikhwanul Muslimin yaitu Yusuf Qadrawi untuk menyerukan untuk mengangkat senjata memerangi Pasukan pemerintah Assad. Seruan ini dianggap sebagai seruan Jihad…. maka berbagai kelompok baik fikriyah, laskariyah, dan madaniyah masuk ke Suriah untuk berperang menimbulkan “CHAOS”.

Jakarta 2122-5 hampir kejadian seperti ini. Seruan Amin Rais dengan PEOPLE POWER-nya menjadi sebuah kode. Beruntung “chaos” tidak terjadi, masih ada Masyarakat yang sadar, memaparkan apa yang sebenarnya sedang terjadi, sehingga masyarakat bisa berpikir proposional. Begitupula Aparat, menekan ego dan beban fisik untuk sabar menghadapi pedemo yang bukan hanya kelompok jihadul lasyakariah tetapi makan malam berganti menjadi kelompok jihadul madaniyah.

Begitulah bahaya dari kelompok ini, kok saya tahu? Tahu dong hampir 20 tahun saya pernahberkecimpung dalam kelompok seperti ini. Jadi semua analisis ini adalah berdasarkan pengalaman bergerak.

Apakah yang mereka perjuangkan salah? Walahualam bisawab, hanya Alloh swt yang menilai. Namun ingat “Nabi Muhammad saw mengingatkan kita bahwa “para ulama adalah para pewaris nabi” Para ulama 1945 telah berkumpul dan berijmak: NKRI PANCASILA sebagai wadah masyarakat Indonesia membangun negara yang maju, penuh ampunan, dan rahmat. Jika para Ulama 1945 masih hidup, tentu mereka ingin kita anak cucunya melanjutkan perjuangannya membangun Indonesia BUKAN sebaliknya menghancurkan Indonesia dan menggantikan dengan sesuatu yang sebelumnya pun tidak mereka sepakati tegak di Indonesia karena akan menimbulkan dhoror yang besar.

Jadi, mari bekerjasama secara rukun dan damai menciptakan Indonesia barokah, rahmah, adil, dan makmur bersama Pak Jokowi dan KH. Ma’ruf Amin

Dan mulai saat ini……..tidak ada lagi cebong dan kampret, yang tertinggal saat ini adalah mereka yang menginginkan Indonesia hancur…..dari puing2 kehancuran itu mereka berniat membangun Negara Islam Baru di Indonesia.

愛車について

•昔スマト車を持ちました。•スマトは小さい車です。•シートは二つあります。•メンテナンス車が高いですから車が売られている。•将来エレクトリックスマト車を持ちたいです。•エレクトリックスマト車は便利だし、簡単だし, 可愛いし、エコフレンドリです。•でもエレクトリック車がの方が高いです。

インドネシアの地域語

•私はバンドンから来ました。3年生までスンダ語を話しました。昔から今までかぞくとスンダ語を話している。小さい時あの人はインドネシア語を話しことがかっこいいです。あの人はジャカルタから来たと思いました. 小さい時インドネシア語はジャカルタ人と思いました。

スンダ語に eは三個 あります。Eu: beureum, hideung, peuyeum, euwueh. E: sewa, awewe, lempeng,sedeng,enak. É= hidéng, résép, lémpéng, sédéng, wéngi. スンダ語にz, f, v,q、x、がありません。スンダ語インドネシア語よりの方が簡単です。

•アカサラのスンダはひらがなと同じです。

インドネシアの地域語 がたくさんあります。2018年に652個あります。「KEMDIKBUD]. 日本も弁がたくさんあります。日本にひらがなやカタカナや漢字ありますから日本語の方が難しいです。インドネシアはLATINだけですから簡単です。•スンダのアクサらやパァワやアラビカメラユがあまりしてない。オランダ人はインドネシアへ来なかったら、ラテインがありません。