Efek rumah kaca, karena banyak bangunan dari kaca?

Dalam sebuah kesempatan, saya memberikan pertanyaan apa yang menyebabkan efek rumah kaca. Sangat terkejut ketika ada yang menjawab, penyebabnya adalah banyaknya gedung-gedung yang berkaca di jakarta. #heuheuheu lagi-lagi salah konsep.

Entah, darimana mereka mendapatkan pemahaman ini! Jelasnya, pemahaman ini salah. Efek rumah kaca adalah sebuah kondisi dimana cahaya matahari yang diserap tidak dapat diteruskan samppai ke atmosfer, tetapi dipantulkan kembali ke bumi karena troposfer kita terhalangi oleh berbagai partikel-partkel atau molekul-molekul gas, salah satunya adalah karbondioksida. Akibatnya, suhu dipermukaan bumi menjadi panas, kondisi ini mirip ketika berada di rumah kaca.

Efek rumah kaca atau dalam bahasa inggris disebut dengan green house effect  berasal dari pengalaman para petani yang tinggal di daerah empat musim.  Pada musim salju, para petani biasa memanfaatkan rumah kaca untuk menanam sayur mayur dan bunga- bungaan. Rumah kaca suhunya lebih tinggi dari pada di luar rumah kaca. Suhu di dalam rumah kaca bisa lebih tinggi dari pada di luar, karena cahaya matahari yang menembus kaca akan dipantulkan kembali oleh benda benda di dalam ruangan rumah kaca sebagai gelombang panas dan terperangkap di dalam ruangan rumah kaca.  Sehingga suhu di rumah kaca tetap panas.  .

Situasi di rumah kaca tersebut di atas dikaitkan dengan apa yang terjadi pada bumi dan atmosfir. Cahaya matahari yang masuk ke bumi, akan dipantulkan bumi dan diserap oleh molekul gas yang ada di atmosfir. Gas tersebut disebut gas rumah kaca, yang terdiri dari uap air, karbondioksida,  metan dan ozon (O3).  Ketika panas cahaya matahari terperangkap dalam lapisan molekul gas, maka suhu udara di troposfir (lapisan terbawah dari atmofir) dan permukaan bumi menjadi naik, dan terjadilah Efek Rumah Kaca.  Efek rumah kaca menjadikan suhu rata-rata bumi 330 derajat Celsius.  Kalau tidak ada efek rumah kaca suhu di bumi sekitar minus 180 derajat celcius.  Suhu seperti itu, akan membuat  bumi tidak dapat dihuni makhluk hidup.  Efek rumah kaca menjadikan bumi dapat dihuni oleh makhluk hidup termasuk manusia.

– See more at: http://yantiherlanti.com/?p=444#sthash.6bgCgQly.dpuf

Advertisements

Komentari dong artikelnya, terima kasih!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s