Emak Greeners, sudah level berapa?

IMG00304-20121105-1604

23 April >> today is earth day! Emak-emak apa yang udah dilakukan untuk bumi kita?  Emak, sudah sampai level berapa dalam “eco-lifestytle“? Yuk simak, untuk mengukur telah berada di level mana, prilaku hidup ramah lingkungan kita:

  1. Level 1 : Yang paling sering adalah cerewet buat matiin lampu, TV, Radio, dan Tape yang terus nyala!
  2. Level 2: ngumpulin kertas bekas, plastik bekas, botol bekas, dan lain-lain kemudian setelah banyak dijual.  Lumayan sih, kemarin ngumpulin 3 karung plastik dan botol-botol bekas serta tiga dus kertas bekas…hasilnya IDR 20.000 “not so bad” bisa beli bakso 2 mangkok.  Kalau di kampung-kampung biasanya dituker sama piring, gelas, mangkok, dan alat rumah tangga lainnya.    Lumayan juga kan? panci bekas dituker sama mangkok atau piring.  Minimal gak nyampah.  Dan ini membuktikan : “bahwa SAMPAH adalah sumberdaya bukan sumber masalah”
  3.  Level 3:  Memilah sampah basah, plastik, kertas, dan b3.  Ini masalah tabiat, kita biasanya hanya menyediakan satu buah tempat sampah untuk semua jenis sampah.  Nah, jika sudah sediakan dua tempat sampah di hulu untuk beragam jenis sampah, lalu membiasakannya.  Maka masuk pada level 3 ini.
  4. Level 4:  melakukan 3R (reuse, recycle, reduce).  Recycle: mendaur ulang sampah menjadi aneka benda yang berdaya guna.  Misalnya sampah organik untuk pupuk, kemasan plastik menjadi aneka benda baru misalnya tempat pensil, clemek, tas dan lain-lain.  Reduce: mengurangi sampah dengan cara menolak kantong plastik dari warung dan membawa tas belanjaan sendiri.  Beli minyak sawit dengan membawa botol khusus.  Reuse: menggunakan kembali berbagai benda yang masih bisa digunakan, misalnya botol sirup digunakan untuk pembelian minyak kelapa, dus-dus bekas untuk kotak mainan.
  5. Level 5, turut mempromosikan gaya hidup 3R.
  6. Level 6, ini yang paling jarang dilakukan.  Kalaupun dilakukan pastinya ditingkat industri kecil, yaitu mengolah sampah menjadi bahan baku produk.  Misalnya mengolah plastik menjadi bijih plastik yang kemudian dibuat kembali plastik baru.

Level-level itu sih karangan saya aja, sebagai indikator Emak Greener sudah di level mana? juga untuk ngukur diri sendiri udah sampai level mana.

– See more at: http://yantiherlanti.com/?p=1153#sthash.hDeLrPA9.dpuf

Advertisements

Komentari dong artikelnya, terima kasih!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s