Me, Wijaya Kusumah, and Grandma!

One a student tweeted me:

@pudja_kusumah_: Pagi bu @yantiherlanti, sya mau tanya, nama latin bunga wijaya kusuma apa ya bu? Epiphyllum oxypetalum atau Epiphyllum anguliger?

And then i answered:

  1. Di wiki anguliger itu Wijaya Kusuma yg hdp di india dan mexico atau disebut juga zigzag kaktus. 
  2. Ocypetalum untuk wijaya kusuma yg mekar di malam hari yg biasanya banyak tumbuh di Indonesia
  3. Wijaya kusuma disebut juga bunga ratu malam/queen of the night nama latinnya @pudja_kusumah >>> Epiphyllum oxypetalum
  4. Byk yg salah ya? Lihat wiki in english @pudja_kusumah_ | Wijaya kusuma disebut bunga ratu malam/queen of the night (Epiphyllum oxypetalum)

Weit Wijaya Kusuma ini memang bunga yang tak asing bagi saya.  Nenek saya punya pohonnya, bahkan ini pohon favoritnya selain kuping gajah tentu saja.  Dari saya SD sampai kini pohonnya masih ada, dipelihara terus di halaman rumah alm nenek oleh bibi saya.  Jadi, kalau berkunjung ke Bandung dan bunganya sedang mekar, pikiran saya langsung melayang ke nenek saya dan juga keisengan saya waktu kecil.

Hanya saya dan keluarga saya yang punya tanaman ini, jadi tetangga2 tidak punya.  Nah, isengnya kalau mekar….”pulang ngaji malam hari, waktu saya kecil sih belum ada listrik jadi kita gelap2an pulang, gak juga bawa obor…karena depan2 rumah cukup terang dengan cahaya bulan atau petromak”.  Lewat halaman depan rumah kita, langsung saya hentikan langkah teman2.  “Heyyyy! Ssttt coba cium dulu, ada bau2 gak?” Temen2 berhenti dan mengendus2…“ih iyayayaya ada bau bunga”  Sambil bergaya menakuti saya berkata, “Hiihihihi masa ada harum bunga malam hari, berarti….???”  Tanpa babibu lagi….mereka menjerit-jerit menuju rumah mereka.  Tinggallah saya yang tertawa terkekeh-kekeh melihat mereka ketakutan.  Hahahah jail deh!

Nah, parah lagi…kalau ada orang-orang yang lewat di jalan pipir/samping rumah ku, dan terdengar gumanan mereka. “Ih…ini malam2 kok bau bunga ya?” kebetulan dinding kamarku dari kayu dapat mendengar bisikan mereka, serta merta aku keluarkan bunyi “Hihihihihihihi……!”  Sontak aja mereka mempercepat langkahnya.  Sekali lagi aku pun terkekeh-kekeh….

Karena bermanfaat untuk nakut-nakutin temen, kalau tunas bunga wijaya kusuma ini muncul, saya akan menunggunya berhari-hari sampai kuncupnya siap mekar nanti malam, dan bersiap2 menakut-nakuti tentu saja. Hahahaha….

______________________________________________________________________________

Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk dilombakan, hanya “I noted what i think even you will think is nothing”

Advertisements

One thought on “Me, Wijaya Kusumah, and Grandma!

Komentari dong artikelnya, terima kasih!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s