Jadi Finance Planner bagi diri sendiri secara Syari’!

Akhir2 ini berita tentang kekecewaan terhadap financial planner marak kembali.   Terus terang aja saya suka nonton acara ini, apalagi kemarin2 setiap hari metro 8-11 bikin slot dengan tagline #yourMoney.

Pada acara itu sering sekali dibahas, investasi apapun ada resikonya.  Seringkali financial plannernya menyarankan investasi di reksadana, …dan produk2 ekonomi ala kapitalis lainnya spt saham, obligasi, dll.  Mengambil kata @ZaimSaidi “produk ribawi”

Nah, saya nonton acara itu sebagai pengetahuan aja, lalu kaitanya dengan berinvestasi saya lebih milih investasi syariah, tapi bukan juga pilih produk ribawi bersimbol syariah seperti reksadana syariah.

Investasi menurut syariah islam adalah investasi real.  Sistem bagi hasil atau upah mengupah.  Bukan investasi yg kita duduk2 maunya untung=ribawi.  Jadi investasi menurut syariah misalnya bikin rumah kontrakan, bikin usaha resto, beli tanah untuk perkebunan atau pertanian atau perikanan atau peternakan, ….dan wirausaha lainya.  Sistemnya bisa kita sbg manajemen dan menggaji para pegawaian atau bagi hasil silahkan aja sesuai dengan akad.  Investasi syariah bersifat real dan curah kerja (bukan hanya melototin laporan investasi).  Nah, investasi model begini bisa jadi rugi.  Tapi itu resiko.  Namanya juga investasi, kita investasi krn kelebihan harta kan?  Jadi hasil kumpul2 uang lebih baru investasi, jangan sesekali investasi hasil pinjam sana pinjam sini itu mah bisa celaka 12.

Beberapa kesalahan tentang investasi:
Nyimpan Dinar atau Dirham sebagai investasi??? Wow…itu konyol banget.  Dinar dan dirham itu alat tukar, pake untuk belanja bukan item investasi. Absolutely agree with @ZaimSaidi, dinar dirham alat tukar pengganti uang kertas bukan alat investasi.

Bagaimana dg emas batangan? Emas juga bukan investasi tetapi bentuk tabungan.

Lalu apa tujuan investasi? Investasi dalam islam bertujuan menggerakkan ekonomi real, menciptakan lapangan kerja baru, investasi bukan sekedar dulang materi tetapi ada moral humanisme yaitu saling bantu dan memberi antara org mampu dan org cari kerja atau org yg mau buka usaha.  Dalam islam, investasi pun bisa merugi…oleh karena itu penting sekali akad investasi….dan investasi bisa saja rugi atau usaha kita bisa saja bangkrut.  Tapi jangan berkecil hati, karena masih dapat pahala memberdayakan sesama….dan pahala berusaha!

So, it’s me!! Financial Planner hanya beri saran2.  Kita tentukan investasi kita.  Jangan pernah berhubungan dg financial planner tanpa kita tahu ilmu ekonomi mikro dan makro juga ekonomi islam, krn ketidaktahuan tersebut membuat kita tak kritis dan akhirnya terbawa arus ….klu rugi menyalahkan financial planner, padahal kita sendiri yg gak mau cape-cape untuk THALABUL ILMU atau gak mau cape HIDUP SESUAI SYARIAH.

Dan terus terang aja dari sekian banyak investasi, yang paling disarankan sih investasi jangka panjang sampai akherat! Dan itu adalah investasi berupa “AMAL JARIYAH”

Selamat berinvestasi secara syari’!!!

Advertisements

2 thoughts on “Jadi Finance Planner bagi diri sendiri secara Syari’!

Komentari dong artikelnya, terima kasih!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s