ISIS? is….is ….true?

  1. 01. Saya merasa perlu untuk mengomentari tentang ISIS ini karena khawatir mahasiswa saya terjebak di dalamnya.
  2. 02. Apalagi beberapa waktu lalu deklarasi dukungan terhadap ISIS dilakukan sekelompok orang tertentu di WISMA SYAHIDA UIN Jakarta.
  3. 03. Patut ditekankan bahwa ISIS ini berbeda dengan Hizbut Tahrir (HT). Bahkan HT sendiri tidak mengakui kekhilafahan yag sdh dideklarasikan baca: http://hizbut-tahrir.or.id/2014/08/05/politik-proklamasi-tegaknya-al-khilafah-oleh-isis/
  4. 04. ISIS baik sebelum dan sesudahnya melakukan deklrasi kekhilafahan melakukan aksi2 fisik cenderung teror. Hal seperti ini tidak sesuai dengan SUNNAH Rasulullah saw dalam berdakwah.
  5. 05. Kita baca sirah dan tarikh, bagaimana Dakwah Rasulullah saw di Mekah (sebelum Daulah Islam berdiri di Madinah), gerakkan berupa fikriyah saja. Mengajak pada islam tanpa kekerasan.
  6. 06. Ketika kaum Quraish mulai memboikot dan melakukan penyiksaan pada beberapa shahabat yg masuk Islam. Pernah dengar ada balasan fisik dari Kaum Muslimin yang dipimpin Rasulullah saw?
  7. 07. Tidak!!! Saat itu Rasulullah saw hanya meminta para shahabat bersabar atas ancaman fisik yang diterimanya. Dan terus melakukan dakwah fikriyah (dakwah pemikiran), serta mencari pertolongan untuk wilayah aman bagi kaum muslimin.
  8. 08. Tidak ada TINDAKAN FISIK dan BALASAN FISIK, Rasulullah saw hanya mengajak dan terus mengajak dengan sabar. Tidak ada perang fisik di Mekah yang ada hanya perang pemikiran saja.
  9. 09. Begitulah contoh Rasululloh saw berdakwah selama di Mekah, sebeluh Daulah Islamiyah tegak di Madinah. Dan ISIS terus menerus menggunakan kata JIHAD untuk melegalkan aksinya.
  10. 10. JIHAD (dalam arti perang) baru dilaksanakan pleh Rasulullah saw ketika sudah hijarah di Madinah, tatanan pemerintahan islam sudah berdiri di sana.
  11. 11. JIHAD dilakukan oleh Rasulullah saw ketika dihadapkan pada rintangan fisik. Fisik dilawan fisik. Tapi bagi yang sukarela menerima islam, bagi kaum non islam yang tidak memerangi tidak ada JIHAD.
  12. 12. Siroh dan tarikh tentang usaha Rasulullah saw mendirikan Daulah Islamiyah di Madinah, tidak bisa ditampikkan dan ada.
  13. 13. Begitu juga kisah2 kekhilafahan sampai dengan runtuhnya 1924 adalah bukti bahwa pada masanya Islam lahir bukan hanya sebagai agama tetapi sebagai sebuah sistem, lengkap dengan sistem pemerintahannya.
  14. 14. Namun perlu dicatat bahwa sepanjang Rasulullah saw mendirikan pemerintahan di Madinah, toleransi antara Yahudi, Islam, dan Nasrani dijaga dengan baik, kecuali bagi para Yahudi Khaibar yang selalu menentang, maka diperangi.
  15. 15. Selama kaum Yahudi, Nasrani, dan Muslim saling menghormati dan bekerjasama secara damai dalam muamalah, tak ada peperangan dengan mereka.
  16. 16. Ini perlu dicatat, karena ISIS menghalalkan darah siapa saja yang merintangi pendirian khilafah baik itu muslim atau non muslim.
  17. 17. Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap beberapa orang sholeh yang sudah berbaiat pada ISIS, ada baiknya kita cermati apakah gerakan ini sesuai atau tidak dengan SUNNAH RASULULLAH atau jangan2 gerakan ini hanya akan menimbulkan konflik horizontal dengan agama lain dan juga teror bagi yang tidak se-fikroh.
  18. 18. Jelaslah bahwa SUNNAH RASULULLOH saw tidak menggunakan teror fisik, bahkan angkat senjata selama dakwah di Mekah, yaitu selama Daulah Khilafah belum berdiri.
  19. 19. Jadi idealnya, kelompok2 islam yang ada pun melakukan hal yang sama, yaitu hanya berdakwah secara lisan, mengajak pada kebaikan, dan mengajak melakukan refleksi pemikiran, dan rethinking tentang konsep-konsep ideology, semuanya dilakukan TANPA KEKERASAN.
  20. 20. Mungkin akan dibilang NATO “Not Action Talk Only” atau OMDO “Omong Doang” tapi itu yang dilakukan Rasulullah saw selama di Mekah, hanya dakwah bil lisan untuk mengubah pemikiran dan menunjukkan kebaikan akhlaqnya sekalipun pada musuh2 kafir quraish Mekah yang membencinya.
  21. 21. Dakwah memang tugas kelompok/partai, yang punya tugas berperang bukan kelompok dakwah/partai, tetapi tugasnya ABRI atau ARMY, jadi kalau mau melakukan tindakan fisik silahkan masuk ABRI/AMRY jangan masuk kelompok dakwah/partai.
  22. 22. Komando jihad diinstruksikan oleh seorang kepala Negara bukan seorang amir kelompok dakwah/partai.
  23. Bedakan antara kedudukan Rasulullah di Mekah, yaitu sebagai pimpinan kelompok dakwah, dan di Madinah sebagai pimpinan negara,  Di Mekah tidak ada JIHAD.
  24. Ulama memang berbeda pendapat, antara wajib menggunakan sistem khilafah, atau tetap dalam sistem demokrasi.   Bagi yang punya pemahaman wajib mendirikan khilafah, silahkan saja berdakwah! Hanya saja dakwahnya harus sesuai dengan SUNNAH RASULULLAH yaitu tanpa kekerasan.
  25. Dan ingat keberhasilan menegakkan Daulah di Madinah pun bukanlah dengan jalan JIHAD, bukan dengan menteror penduduk Madinah yang beragam, tetapi dengan dakwah Mushab bi Ubair yang memperkenalkan islam pada pemuka2 Madinah, sehingga mereka ridho Madinah dijadikan sebagai titik tolak Daulah, menandingi sistem yang dibangun oleh suku2 quraish di Mekah.  Siapapun mengakui termasuk pakar sejarah dunia bahwa apa yang dibangun oleh Rasulullah saw di Madinah bukan kesukuan, tetapi sebuah tatanan negara modern pada masanya. 

Wallohualam bi sawab, – tetaplah berhati2, mengkaji islam dari sumber2 salaf, sumber2 mutabanat, dan kitab2 siroh, sehingga tidak gampang diombang-ambing berbagai isu dan pendapat, keluasan wawasan pun harus dimiliki oleh kita semua – SEMOGA BERMANFAAT.

Advertisements

Komentari dong artikelnya, terima kasih!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s