10. #Random: water test

Hiruk pikuk politik akhir-akhir ini membuat pening.  Tampaknya para politikus kurang suka jika kita hidup tenang dan tentram.  Pilpres sudah habis pun masih belum bisa #moveOn, ada saja..kali ini kita dihebohkan dengan BG yang dijadikan calon kapolri.  Tersentak KPK dengan pencalonan ini, karena KPK punya catatan merah untuk polisi2 yang punya rekening gendut.  Sepertinya KPK tinggal menunggu moment saja untuk mengeluarkan data2 tersebut.  Mengeluarkan “warning” data BG disaat pencalonannya disetujui DPR, sebenarnya sih memang tugas KPK memberikan warning.  Namun, jadinya runyam juga warning KPK ditanggapi oleh POLRI dengan menggelandang beberapa wakil ketua bahkan ketua dengan tuduhan tindak kriminal masa lalu.   What ever lah.  Itu fakta yang ada, namun ada hal yang menarik yang dilancarkan oleh PDIP.  Saya bukan pengamat politik handal, JADI INI ANALISIS KACANGAN PENUH PRASANGKA DAN ASUMSI yang boleh jadi SEMPIT sekali.  So don’t think so hard bacanya.

Nah, saya pikirkan bahwa PDIP sedang melakukan water test tingkat tinggi (<– sok tahu banget deh ya? hehehe).  Loh kok???

  1. Pada saat PILPRES, Jokowi-JK didukung oleh koalisi partai politik dan massa.
  2. Test water terdahulu:  Pemilihan kabinet.  Partai telah menyusun bahkan mungkin memaksa – rakyat dimintai usulan, dan Jokowi-JK cukup pandai “meng-KPK-an” daftar nama calon menteri.  Disini koalisi diuji, tetap bertahan atau mundur.  Ternyata koalisi KIH cukup solid, legowo menerima beberapa orang pesanan mereka terdepak.
  3. Test water kini:  BG, Kapolri, KPK.  Tampak sekali lagi KIH menunjukkan kesolidannya, metroTV masih memberitakan kepositifan pencalonan BG, DPR solid mendukung, dan bagaimana dengan massa pendukung??  Massa pendukung terpecah ada yang tetap mendukung Right or wrong is Jokowi atau juga yang logis yaitu ‘right is Jokowi, wrong is wrong‘ terpolarisasi dari pendukung mana saja yang mendukung sosok jokowi dan sepak terjangnya secara absolute dan mendukung sosok karena sosok tersebut melakukan kebaikan.  Paling tidak —Relawan Salam Dua Jari, teridentifikasi sudah — relawan disini bukan pendukung fanatik tetapi mereka pendukung logis —.

So? Kedua water test yang dilakukan politisi PDIP terbukti tetap mengkukuhkan koalisi KIH.  Tak satupun anggota koalisi mempunyai pendapat berbeda dengan ketua gembong koalisi.  Semua mendukung atau paling tidak tutup mulut dan mengikuti.  Lalu dengan para relawan?? PDIP juga bisa mengevaluasi –mana relawan yang fanatik, mana relawan yang mendukung karena kesamaan visi.

Patut diakui ujian demi ujian yang dilancarkan PDIP cukup jitu, mari bertepuk tangan. (Walau agak bingung juga, apa untungnya tes ini bagi PDIP?? Kemudian saya pikir, kali memang setiap partai pollitik perlu bersih-bersih dari anggota koalisi yang tidak loyal.  Dan hasil tesnya sudah kita tahu semua, KIH SOLID.  Akankah model2 intrik politik ini habis dimasa mendatang?)

sebagai rakyat biasa — Saya sudah Don’t care! sudah bosen melihat urusan  politik dan para politikus yang tidak habis-habisnya menguras perasaan rakyat— Saya lebih baik pilih  back and move on  dengan karya di bidang kita. Cape juga lihat berita di TV penuh “entertaiment politika”  — kapan kita menyaksikan pembangunan??— Jadi lebih baik lihat yang asyik2 di TV seperti 7 Manusia Harimau atau Waku-waku Jepang atau acara lomba2 kuliner ala orang Jepang yang kreatif2, dan tak lupa tontonan setia Ipin Upin.

Mungkin keinginan saya #GakJelas, yaitu hanya ingin melihat Indonesia penuh karya bukan penuh INTRIKS POLITIKA.

 

Advertisements

Komentari dong artikelnya, terima kasih!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s