11. #Random: Time Machine, Mau?

Jika ada lorong waktu, maka di masa mana kamu ingin kembali?

 

Dulu…..

— Saya pernah berpikir untuk kembali ke Tahun 1990-an.  Ketika saya kecewa bahwa jurusan yang saya pilih ternyata sulit menemukan pekerjaan yang sesuai.  Pikiran saya saat itu saya bisa pilih jurusan yang lebih baik, bukan ngasal.  Terus terang saat saya pilih PTN yang akan dimasuki saya ngasal aja, yang penting peluang saya diterima tinggi.  Dengan NEM tinggi, saya berharap IPB membuka peluang besar bagi saya, setelah saya terjungkal dari pilihan pertama Kedokteran UNPAD.  Lalu ketika pilih jurusan di IPB, sederhana juga gak mikirin nanti kerjanya apa, yang ada di kepala cuma –jurusannya bagus dan kompetitif. Tapi kalau mikir perjuangan UMPTN dan berjuang di lubang jarum TPB IPB, serta perkuliahan siang malam yang tidak semua diberi ketahanan fisik, emosi, dan intelejensi untuk bertahan dan akhirnya lulus dengan gemilang, membuat kedua orang tua bangga. Moment terbaik ini belum tentu bisa didapatkan.  Jadi, batal deh! Keinginan ini.

Kini…

— Gak mau kayak Raisa yang TERJEBAK DALAM NOSTALGIA, lebih baik #moveOn pokoknya “hari ini harus lebih baik dari kemarin, esok lebih baik dari hari ini”  Apa yang terjadi dimasa lalu cukup dijadikan pelajaran agar tidak terjebak dalam kekeliruan yang sama atau dijadikan pelajaran bagi orang lain tidak terjebak.

Jadi masih berharap “LORONG WAKTU??” — MoveOn is the better.

Advertisements

Komentari dong artikelnya, terima kasih!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s