Profesor #mimpi

Mimpi seorang akademisi dan perekayasa itu adalah menjadi profesor.  Namun, syarat menjadi profesor tentu saja bukan hal mudah.

Membangun riset sebangun….menerbitkannya di jurnal terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi.

Payahnya kemampuan tulis bahasa inggris saya masih belepotan, dan ketika minta riview jurnal yang telah diterbitkan tak mudah.  Kadang konselor kita mampu berbahasa inggris yang baik, tapi ketika sampai pada penulisan sering kali give up, tetap saja riviwer jurnal masih nanya dan beberapa kata jadi sukar dipahami mereka.  English rasa Indonesia sering kali menjadi kendala… teman menyarankan untuk pakai profesional saja, bayarannya memang lumayan besar.  Dan saya masih pikir-pikir, walaupun riviewer selalu bilang please feel free to contact me, tetap aja kebingungan …bingung apa yang mau diungkapkan.

Ok, akhirnya saya fokuskan dulu deh untuk menggarap apa yang akan menjadi koord. saya untuk memasuki jenjang profesor saya.  Terus terang selama ini saya terlalu generalis….tak ada proyek yang saya garap linier dan mengerucut pada satu hal yang menjadi konsen saya, semuanya mencabang, ini jadi menyulitkan ketika meminta kekhususan.  Terlalu banyak passion yang digarap, not fokus.  Dan masih bingung apa sebetulnya yang ingin digarap.

Menjadi profesor adalah mimpi, mewujudkan mimpi ini butuh perjuangan yang tidak mudah.

 

 

 

 

Advertisements

Komentari dong artikelnya, terima kasih!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s