Khilafah wajib! Tidak ada syariat islam tanpa khilafah.

Betulkah pernyataan itu?

Khilafah sebagai sistem pemerintahan tunggal di muka bumi didesain, disebarkan, dan dibawa ke berbagai negara oleh Partai Politik Hizb Tahrir (disingkat HT). HT sendiri menolak disebut sebagai lembaga pendidikan, lembaga dakwah, atau lembaga sosial…HT mendeklarasikan secara jelas sebagai PARTAI POLITIK YG BERTUJUAN MELANJUTKAN KEHIDUPAN ISLAM (baca takatul hizbi, buku mutabanat sebelum pelajar yg mengkaji/daris HT dibaiat menjadi anggota/syabab HT).

Ada kata kunci “melanjutkan kehidupan islam” apa kehidupan sekarang dianggap idak islami dan jauh dari islam. Lalu kehidupan islam itu seperti apa? Menurut HT kehidupan islam itu seperti kehidupan yg dijalankan oleh para shahabat yg membentuk tatanan pemerintahan islam tunggal.

Khilafah sendiri artinya pengganti. Pengganti apa? Pengganti sistem nubuwah. Rasulullah saw membangum sistem nubuwah di Madinah, berperan sebagai pemimpin tunggal mengurus berbagai hal berdasarkan wahyu. Setelah Rasulullah saw wafat, tak ada yg bisa gantikan siatem nubuwah karena Nabi Muhammad saw nabi terakhir. Maka para shahabat memikirkan siatem penggantinya yg dinamakan khilafah.

Sistem khilafah yg dijalankan Khulafur Rasyidin dan Khalifah sesudahnya adalah hasil ijtihad para shahabat.

HT dalam mengeluarkan produk2 hukum menyandarkan pada al quran, hadits, qiyas, dan ijmak shahabat. HT menolak ijmak ulama dan fatwa ulama sebagai sumber hukum. Jadi, yg dimaksud HT melanjutkan kehidupan islam adalah MENERAPKAN KEMBALI SISTEM KEKHILAFAHAN SESUAI PRAKTEK ZAMAN KHULAFUR RASYIDIN dan Kekhalifahan sesudahnya.

Konsep penegakkan khilafah menurut HT adalah:

1. Untuk mendirikan khilafah awal diupayakan dg revolusi umat, yaitu umat menuntut berdirinya khilafah. Umat yg mana? Umat yg berhasil dipengaruhi dan dirangkul HT. Bgmn cara mempengaruhi dan merangkul umat ini? Dalam hal ini HT melakukan;

  • Menggali kelemahan pemerintah.
  • Menunjukkan bahwa kelemahan pemerintah itu karena penerapan ideologi selain ideologi khilafah islam.
  • Mengajak masyarakat mengkaji ideologi khilafah dalam kajian2 lebih khusus dan mencuci otak。Maka mereka yg sudah terbius dalam benaknya tertatanam bahwa KHILAFAH SATU2NYA SOLUSI, SELAIN KHILAFAH ADALAH SISTEM KUFUR
  • Keberhasilan cuci otak diukur dengan berapa jumlah massa dengan sukarela hadir pada kegiatan2 konferensi dan demo untuk penegakkan khilafah.

2. Selanjutnya memperbesar khilafah dengan dakwah dan jihad. Dakwah yg dimaksud disini ada mengajak Kepala Negara lain masuk jadi bagian Khilafah islamiyah, jika menerima dilindungi. Jjka menolak maka JIHAD atau diperangi.

Absud-nya konsep ini adalah….Pada konteks sebelum PD II, kekerasan sebagai jalan mengambil kekuasaan lumrah dilakukan diberbagai wilayah di bumi ini. Namun pasca PD II setelah manusia menyadari efek perang “Hiroshima Nagasaki” “Pearl Hanbour” maka Kekerasan atau Jihad atau Perang tidak lagi jadi solusi, dunia sepakat menghargai HAM dan Perdamaian. Kelompok orang atau negara yg memaksakan jalan kekerasan untuk menduduki suatu wilayah akan dihukum sebagai PENJAHAT PERANG.

Berdasarkan hal ini, maka kita bertanya apakah Konsep Khilafah ala HT yg diadopsi dari ijtihad para shahabat dg konteks saat itu terjadi “barbarian-semua masalah solusinya perang” masihkah relevan diterapkan saat ini? Lalu memgapa HT “menolak ijmak ulama”? Padahal ulama adalah pewaris Nabi, ketika mereka berijmak tidak mungkin mereka berijmak untuk kemungkaran. Dan ulama hidup pada konteks saat ini.

NKRI Pancasila adalah hasil ijmak ulama, menyesuaikan dg konteks yg terjadi saat ini. Sistem NKRI Pancasila merupakan pengganti dari sistem nubuwah yg sesuai konteks saat ini, ini sistem khilafah juga bukan? Apakah di NKRI Pancasila syariat islam tidak ditegakkan? Rukun iman, islam tidak ditegakkan di NKRI Pancasila?

Wallohualambisawab