結婚相手は抽選で (Pilih pasangan menggunakan Lotre)

結婚相手は抽選で (dibaca Kekkon aite ha chusen de) atau Choosing Spouse by Lottery. Ini drama Jepang 8 episode yg dibuat tahun 2018, bisa ditonton gratis di Rakuten Viki.

Dramanya mengambil fenomena di Jepang, menurunnya angka kelahiran, banyaknya pemuda dan pemudi masih single, sehingga kementrian sosial, kesehatan dan kesejahteraan Jepang mengeluarkan aturan baru yaitu “bagi pemuda pemudi berumur 26-39 tahun yg tidak punya catatan kriminal, secara bertahap akan mendapatkan undangan untuk diikutkan dalam perjodohan. Secara random sesuai dengan data yg diinput akan dipasangkan dg pasangan. Setiap org punya kesempatan menolak 3x, setelah menolak 3x akan kena sanksi pelatihan di pasukan anti teroris”

Pada proses inilah konflik-konflik terjadi karena orang-orang berbeda kondisinya.

Pemberontakan terhadap keputusan menteri pun terjadi. Hal yg menarik bagi saya dari film ini adalah bagaimana para pemuda pemudi itu melakukan aktifitas pemberontakan bukan dengan cara desktruktif dan liar tapi secara elegan dan intelek (Beda banget sama mahasiswa kita yg doyan turun ke Jalan….tapi tidak tahu apa yg sedang diperjuangkan). Bagaimana caranya?

1) Beberapa Issue tidak punya pengetahuan banyak, dia mencari tahu melalui membaca banyak buku, bahkan bertanya langsung mewawancara banyak orang.

2) Dari hasil baca, wawancara, dibuatlah makalahnya berisi tuntutan yg rasional beserta data dan fakta2. Untuk melengkapinya mereka pun membuat situs suggestion box menampung unek2 para peserta undian jodoh. Unek2 yg ditampung adalah sumber data mereka.

3) Mengkomunikasi dg org tepat, seorang wartawan yg punya akses langsung ke Menteri yg membuat kebijakan. Sehingga dipastikan bisa mengubah kebijakan dan aturan yg diberlakukan.

Cerita utama drama ini adalah romansa, jadi heroik menghimpun kekuatan opini dan lobby2 pada pemegang kebijakan ala Gie adalah selipan yg menjadi titik balik kembalinya Tacchan.

Saya tertarik nonton drama ini ketika baca sinopsisnya

人がなぜ結婚するのか。。。?

結婚して「夫婦」になり、子どもが生まれ「家族」になる。それは本当に当たり前のことなでしょうか。

結婚は本当に必要なのか。。。

Ada aroma-aroma mengugat tradisi budaya. Dan ternyata…. ya kita akan ketemu isu-isu sensitif di film ini, yg menjadi isu seksi untuk gugatan terhadap peraturan yg dikeluarkan oleh kementrian Jepang pada cerita drama.

Yg menjadi renungan bagi saya adalah sebagai manusia kita punya tanggung jawab pribadi dan tanggung jawab sosial. Tanggung jawab sosial menjadikan kita tidak terlalu bebas ‘semau gue’ dan tanggung jawab sosial inilah yg menuntut kita mengkampanyekan 結婚しましょう!Dengan tujuan melanjutkan ras manusia menjadi ‘khilafah’ dan melahirkan ‘khalifah2 baru’ di bumi. Kalau gak gitu, kalau melupakan tangung jawab sosial sebagai seorang manusia, maka kepunahan akan terjadi pada ras manusia. (NB. Dalam agama islam inilah esensi dari nikah adalah ibadah, karena hakekatnya menikah melaksankan tanggung jawab sosial kita)

So… nonton aja, asyik kok! Bisa sambil belajar bahasa jepang lah! Chinamini … jangan tanya siapa nama pemainnya saya mah gak tahu gak apal…pokoknya pemainnya familiar sering wara wiri di drama2 Jepang hehehe….

Komentari dong artikelnya, terima kasih!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s