It’s loooooooooooooong Journey! #disertation

Why did u continue to post graduate? What’s for? You are a mom, a wife, and only a women.

Pertanyaan itu sering dilontarkan kerabat dan teman atas keputusan saya atas keputusan saya melanjutkan kuliah s3.

Keputusan saya melanjutkan sih didukung penuh kolega dan atasan, karena pekerjaan saya sebagai dosen maka mutlak diperlukan pendidikan sampai s3.

Jadi jawaban saya atas semua pertanyaan “mengapa?” Sederhana aja, ini semua karena tuntutan profesi bukan sekedar gaya2an apalagi pamer.

Dan dibalik semua alasan formal, alasan terbesarnya adalah……. langkah melanjutkan lagi merupakan langkah terbesar saya untuk keluar dari ke-GALAU-an, termasuk juga me-rethinking about my self ….keluar dari kemelut “heart broken“.  Luka yg terlalu dalam ditusukkan membuat diri kita oleng.  Menjalani kembali masa kecil dan masa remaja yg pernah dilalui dg bahagia diharapkan dapat menjadi penawar yang mujarab.  Bagi saya melanjutkan s3 juga bermakna pulang kampung! Ketemu temen2 saat kecil dan sma, mengenang sepanjang jalan2 kampung yg penuh bahagia dan tinggal di rumah yg penuh  cinta.  Jadi, sesusah apapun s3, dijalani dg riang saja…. krn s3 yg saya jalani adalah obat pelipur lara…. #heu

Efektifkan obat ini? Yah, yang jelas mah petualangan hati ini sudah hampir diselesaikan dengan selesainya sidang tertutup pada tanggal 29 April 2014.Dan….setelah perjalanan panjang ini pun akan diakhiri pada tanggal 30 mei nanti dengan digelarnya sidang terbuka.  Hampir 4 tahun perjalanan ini dilakukan tepatnyanya: 3 tahun 8 bulan….pejalanan waktu telah mengumpulkan puing-puing broken heart.  Goresan2nya belum mengerat dan menempel, tapi paling tidak puing-puing yang terpecah dan berserakan telah berhasil disatukan menjadi sebuah energi baru untuk bangkit melihat masa depan.

image

Ujian Sidang I

 

“See!! Galau karena “broken heart” bisa juga menghasilkan sesuatu yang spektakuler!!! Mungkin para psikolog akan mengatakan, ternyata BROKEN HEART memicu hormon ADRENALIN, yaitu memicu orang untuk berprestasi lebih baik atau lebih baik berprestasi!!!

#Kur2013, Enak banget bagi guru! Give fish and fry it!

Enaknya guru dengan kurikulum 2013, udah dikasih silabus FREE THINKING, macam ini SILABUS MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X versi Juli ‘2013 dibuatkan buku gurunya lagi deh!!!

Udah 2 minggu ini dapat job dari penerbit bikin buku guru biologi SMA, hualahhh enak banget nih para guru, udah buatin langkah demi langkah pembelajaran dengan pendekatan proses sains, inkuiri, project based learning, dan problem based learning…berikut bagaimana cara menilaianya.  Hualaahhhh….detail pulak!  Keterlaluan deh kalau guru masih gak mau ngajar dengan kreatif mengikuti langkah demi langkah yang udah dibikin.  Alah mak! Moga aja bukunya gak tersebar ke mahasiswa , kalau iya! Kreatifitas mereka bisa dibumihanguskan sama buku  ini.  Ide-ide segar mahasiswa bisa2 gak keluar karena buku ini.

Yap, semoga aja dua minggu ini bisa kelar, lumayan honornya bisa dipakai untuk bayar cicilan si Maccyy nih.  Gara2 digebuk si Red Thinkpad aburadul…jadi aja, kudu beli baru.  Now silver Maccy yang nyicil menemani.  Lumayan juga nih si Maccy…. [cuma sorry aja, masih pake bajakan untuk MS Office mac 11-nya, kalau dapat honor boleh deh beli juga MS Office buat si Maccy.

The Journey of My Heart

Ada gak yang hidupnya lurus-lurus saja? atau yang tidak pernah jatuh? Kalau ada maka hidup anda beruntung banget!  Mungkin gak ada guncangan, kalau pun ada guncangan tidak sampai menurunkan kadar “hati” anda di titik minus!  Hidup saya sendiri penuh fluktuasi. Entah kenapa? padahal  masa kecil dan masa remaja dilalui tanpa fluktuasi.  Di saat temen-temen  menghadapi penceraian orang tuanya, keluarga saya “fine-fine” aja.  Di saat ada temen saya  kehilangan figur ayah! Saya? sempet sih ngerasa bahwa bapak terlalu galak, tetapi belakangan ngerti mengapa ia TEGAS.  Ia mengajarkan untuk berhati-hati dan bertahan di kerasanya hidup.  Banyak philosofi hidup yang didapatkan dari Bapak (alm).

Kuliah? juga “fine-fine” aja. Ke-Jomblo-an tidak pernah ganggu status, malah jadi keuntungan bisa ikut aneka kegiatan di kampus. Yipiii….prestasi demi prestasi di kampus pun di raih.  Dan!  Walaupun tidak “CUM LAUDE” saat lulus sarjana, tapi tetep bangga, karena jadi bagian dari mahasiswa yang dikeproki orang banyak saat wisuda dan nama bapak saya turut disebutkan.  Paling tidak “point” membuat bangga orang tua udah dipersembahkan.  Untuk urusan prestasi, saya sih selalu membuat bangga Bapak-Mamah.  Paling tidak sejak SMA bertengger di tiga besar, mendapatkan hadiah juara dari sana sini berikut bonus-bonus karena pencapaian prestasi akademik.

Continue reading