The Journey of My Heart

Ada gak yang hidupnya lurus-lurus saja? atau yang tidak pernah jatuh? Kalau ada maka hidup anda beruntung banget!  Mungkin gak ada guncangan, kalau pun ada guncangan tidak sampai menurunkan kadar “hati” anda di titik minus!  Hidup saya sendiri penuh fluktuasi. Entah kenapa? padahal  masa kecil dan masa remaja dilalui tanpa fluktuasi.  Di saat temen-temen  menghadapi penceraian orang tuanya, keluarga saya “fine-fine” aja.  Di saat ada temen saya  kehilangan figur ayah! Saya? sempet sih ngerasa bahwa bapak terlalu galak, tetapi belakangan ngerti mengapa ia TEGAS.  Ia mengajarkan untuk berhati-hati dan bertahan di kerasanya hidup.  Banyak philosofi hidup yang didapatkan dari Bapak (alm).

Kuliah? juga “fine-fine” aja. Ke-Jomblo-an tidak pernah ganggu status, malah jadi keuntungan bisa ikut aneka kegiatan di kampus. Yipiii….prestasi demi prestasi di kampus pun di raih.  Dan!  Walaupun tidak “CUM LAUDE” saat lulus sarjana, tapi tetep bangga, karena jadi bagian dari mahasiswa yang dikeproki orang banyak saat wisuda dan nama bapak saya turut disebutkan.  Paling tidak “point” membuat bangga orang tua udah dipersembahkan.  Untuk urusan prestasi, saya sih selalu membuat bangga Bapak-Mamah.  Paling tidak sejak SMA bertengger di tiga besar, mendapatkan hadiah juara dari sana sini berikut bonus-bonus karena pencapaian prestasi akademik.

Continue reading