#Ecolife >>3R: Memilah sampah!

image

Tahap pertama dari kegiatan 3R adalah memilah sampah.  Cobalah lakukan di rumah anda. Lalu hitung banyak sampah dari organik dan anorganik.  Hasilnya “sampah anorganik dari plastik lebih banyak dari organik”

Jika pak Ridwan Kamil punya kebijakan insentif bagi sayuran yg masuk tanpa “buangan”, maka think again. Sampah organik bisa dijadikan pupuk kompos, contoh di pasar kemang induk Bogor.  Sampah dikelola profesional oleh seorang dosen UIKA untuk menjadi pupuk organik, pasar pun bersihbdari sampah organik. Kerjasama pasar dan pengelola kompos organik ini yg lebih diperlukan. Sehingga sampah organik bernilai tambah.

Nah, konsennya harus lebih pada sampah plastik.  Karena ternyata sampah plastik kemasan dari rumah tangga pun jauh lebih banyak. Apalagi di resto2 yg fast food itu ya?

#EcoLife: Diet Kantong Plastik Yuk!

image

Belanja…belanji…! Mulai membiasakan diri untuk say no to plastic bag.  Agak susah nolak ya? Terutama saat kita minta pake dus saja mulai deh kasir cemberut!

Nah, di kota kami Bogor tahun 2013 dibuka toko glosir “LO**E”  yg saya suka dari toko ini adalah tidak menyediakan kantong plastik.  Waktu awal buka…biasalah ibu2 banyak yg ngomel2. 

Takutkah Lo**e mart jadi bankrut? Tidak krn harga yg kompetitif yg dicari pelanggan.  Kini saya lihat…omelan tidak ada lagi, yg ada adalah terbiasa menggunakan kardus bekas yg tersedia di depan toko atau membawa kantong sendiri. Jadi, pembiasaan ini ternyata lebih efektif jika dipaksakan. 

Kapan mart2 lain ikutan program ‘diet kantong plastik”??? Walau banyak mart yg belum menerapkan diet kantong plastik spt Lo**e mart, yuk kita juga niatkan, azzamkan, dan lakukan…diet kantong plastik!!