Skenario ALLOH?? #miskonsepsiTakdir

“Ini sudah bagian dari Takdir Tuhan”
“Ini skenario ALLOH SWT”

Saya paling benci jika orang2 yg berselingkuh kemudian menikah dg selingkuhannya lalu dia berkata INI NAMANYA JODOH, ini takdir ALLOH, ini skenario ALLOH!

Saya pikir ucapan mereka keterlaluan menyalahkan ALLOH swt untuk sebuah perbuatan dzalim yg mereka lakukan.

Dan ucapan spt itu umum diucapkan oleh mereka penikmat selingkuh yg berhasil menikahi selingkuhannya. Menganggap sebagai KEHENDAK ALLOH SWT.  Bahkan ada seorang teman yg kurang ajar sampai mencantumkan ayat “Jika ALLOH sudah menghendaki terjadi, maka terjadilah….” pada kartu undangan mereka seakan hendak menohok kita semua yg berpandangan sinis terhadap aksi selingkuhnya, bahwa kita harusnya legawa ini takdir ALLOH swt.  Duh……..SAYA SEBAGAI SEORANG YG BERIMAN MARAH TERHADAP INI SEMUA!!! Tega ya!!! Menyalahkan ALLOH swt untuk berlindung dari perbuatan haram “selingkuh”.

Ok, saya mengkaji  ttg iman terhadap qodho dan Qadar melalui kitab NIZAMULISLAM karya Syekh Taqiyuddin Annabhani.  Diantara berbagai kitab yg ada, kitab ini yg paling baik pembatasannya, logis juga kritis.  Apa isi dalam kitab Tsb?

1) qodha-qadar TIDAK mencakup perbuatan yg kita bisa pilih.  Misalnya kita punya kuasa menolak atau menerima org yg dicalonkan menjadi istri/suami, kita juga bisa pilih cinta kita kepada siapa dilabuhkan? Pada yg masih perawan atau gadis atau janda/duda atau istri/suami orang? Pada yang kaya atau pas-pasan? Pada yg berwajah ganteng atau pas2an? Itu semua bisa dipilih dan INI TIDAK MASUK WILAYAH QODO, QADAR, ATAU TAKDIR!!!

2) Qadar adalah ketentuan ALLOH terhadap khasiat dan masa/waktu, serta jumlah.  Misalnya khasiat api membakar itu Qadar.  Kapan seseorang mengakhiri kejombloaan atau masa melajang, atau kapan lahir, kapan mati itu semua wilayah Qadar.   Qadar juga termasuk rizki yg banyak atau sedikit. 

3) qodho adalah ketetapan ALLOH yg TDK bisa diubah dan tak ada peran manusia untuk memilih.  Misalnya kita dilahirkan di Indonesia bukan di Arab atau Inggris; hidung kita ternyata mancung atau pesek; dan termasuk juga qodho berniat nembak burung yang kena kepala org.  Kematian atau kecelakaan pada org tsb adalah qodho. 

Jadi selama MANUSIA DIBERI PILIHAN maka itu bukan wilayah qodha-qadar.  Lalu bagaimana dg tulisan di laufuhmahfudz? Bukankah itu sebuah buku skenario ALLOH?? Skenario ALLOH ndasmu opo? Tentang laufuhmahfudz itu menunjukkan KEMAHATAHUAN ALLOH…Bukan termasuk qodha-qadar dan tak ada kaitannya.

Jadi, KENAPA selingkuh-ERS tidak sportif?? Kenapa gak bilang aja YA INI PILIHAN HIDUP SAYA BUKAN URUSAN ANDA.  Itu lebih sportif daripada mengkambinghitankan ALLOH atas perbuatan yg dihujat banyak org!!!

Cobalah bijak! Org2 korban selingkuh aja bijaksana dan mereka mengatakan “ya, ini mah ujian dari ALLOH, semoga senantiasa dikasihi kesabaran, dan Org2 zalim mendapatkan balasan yg setimpal dari ALLOH swt.

Wallohualam bisawab.

Poligami…poligami…poligami…lagi dan lagi dan lagi #Galau???

Isu poligami mengangkat ke permukaan.  Beberapa peminat CAPRES 2014 memang secara sah dan merupakan mafhum amm pelaku poligami.  Lalu apa mereka salah? kenapa pula kita ribut?

Rasanya masalah POLIGAMI sih sudah FINISHED sejak dari dulu.  Hal-hal yang harus digaris bawahi adalah:

  1. Poligami disahkan Alloh swt melalui QS. Annisa.  Walaupun ada di Surah yang membahas PEREMPUAN, ayat ini ditujukannya bagi lelaki.  Lelakilah boleh menikahi 1,2,3, dan 4 perempuan (dibatasi 4 saja), tetapi harus ukur kemampuan diri.  Yang diperintah dan yang disuruh mengukur diri tentang kemampuannya baik dari biologis dan material adalah para lelaki.  Perempuan tidak perlu galau tentu saja.  Lelaki takwa akan mengukur kemampuannya dan berpikir berulang-ulang untuk berpoligami.  POLIGAMI BUKAN KESENANGAN BUKAN PULA GAGAH-GAGAHAN, POLIGAMI ADALAH TANGGUNG JAWAB LEBIH….
  2. Poligami SUNAH ROSUL???  Terus terang saya gak suka istilah ini, karena hal berkaitan dengan poligami Rosulullah saw adalah kehususan bagi beliau.  Beliau dikhususkan oleh Alloh swt dan umatnya haram mengikuti poligami ala Rosulullah saw.  Karena apa?  Karena Rasulullah menikah dengan 9 isteri, ketika ayat tiga dari QS. Annisa turun, hanya Rasulullah saw yg tidak diperbolehkan Alloh swt menceraikan isteri2nya.  Umatnya waktu itu harus segera menceraikan dan dibatasi menjadi 4 saja! Mengikuti poligami Rasulullah saw justeru HARAM.
  3. Poligami hukumnya SUNAH???  COME ON!!! Baca aja kitab Nijamul Ijtimai’ karya Syekh Taqyudin Annabhani.  Beliau dengan jelas membahas dari sisi lugoh,  jatuh hukum poligami itu MUBAH saja bukan SUNAH.  Fankihu=nikahilah [fill amr] seakan2 perintah, diiringi dengan Fainhitmum=jika kamu takut …peringatan untuk WASPADA ditambah juga hukuman yang dikuatkan dari hadits-hadits tentang ketidakadilan/kezoliman suami pada isteri, maka jatuhlah fiil amr ini bukan perintah yang bersifat sunah, tetapi hanya MUBAH saja. It’s clear!!!

Jadi tak ada yang perlu dikhawatirkan tentang poligami.  Poligami adalah pilihan individu dan sebuah keluarga.  Ini adalah wilayah privasi keluarga tersebut.

Posisi saya sendiri sebagai wanita sama lelaki yang berpoligami bisa bermacam-macam kagum/salut, sebel, dan mengutuk.  Semuanya tergantung kondisi.

  • Kalau saya sih suka salut aja sama lelaki yang gentle melakukan poligami secara ma’ruf.  Secara ma’ruf artinya tidak melalui tahapan perselingkuhan atau pacaran atau taksir-taksiran bahkan tidak pernah ‘hang out‘.  Ia merasa mapan dan mampu, kemudian ia melihat wanita yang menarik hatinya (bisa karena kecantikannya, kepintarannya, keibuannya, dll), maka ia melamar wanita tersebut, dan berterus terang bahwa dirinya melamar wanita tersebut sebagai isteri kedua.  Nah, ini baru lelaki JEMPOL.
  • Saya suka sebel sama lelaki pembohong walau gentle.  Ia suka pada seorang wanita, ia melamar wanita itu tetapi ia katakan bahwa dirinya SINGLE atau JOMBLO, padahal ia sudah beristeri.  Kalau begini, kelanjutan rumah tangganya pun akan dilanda kesuraman.
  • Saya menguntuk lelaki yang berpoligami karena kecelakaan, yaitu mereka berpoligami karena didahului perselingkuhan dan pezinaan.  Kalau begini mah, si lelaki memang brengsek dan terkutuk serta tak mampu menjaga iman. Ketakutan pada Alloh swt NON SENSE dan kepercayaannya terhadap hari akhir ‘PAYAH’.  Dia pikir dengan menikahi wanita yang dizinahinya menyelamatnya dari siksa Alloh swt di akherat kelak??? Tidak!!! Selamat siksa akherat jika para pezina muhson ini dihukum rajam sampai mati disaksikan umat banyak.

Kalau kagum, siapapun dia, saya sih berdo’a aja keluarga yang dibinanya dengan pilihan poligaminya penuh berkah.  Kalau sebel, ya dido’akan saja, suatu saat kena batunya.  Kalau saya mengutuk,  saya miris aja dengan kelakuan bejatnya menggampangkan hukum Alloh swt.

[Walahualam bi’sawab, “note what i think, even you say it’s nothing

Gak Adil??? #ThinkAgain

Pernah gak mengalami atau melihat berbagai kejadian yang rasanya gak adil? Contohnya: “Seorang isteri setia dapat suami doyan selingkuh” atau “Sebaliknya seorang suami setia dapat isteri doyan selingkuh

Nah, dalam persepsi kita mengapa tidak “Isteri setia bersuamikan setia juga” atau “suami suka selingkuh beristerikan suka selingkuh juga” seperti yang dikatakan oleh  Al Qur’an yaitu:“ Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik”. (Qs. An Nur:26).

Apakah itu jaminan??? Kalau kita baik akan dipilih oleh lelaki yang baik??? oh tidak ternyata!! Ayat di AN NUR: 26 itu menandakan kita harus mencari dan menkondisikannya!!

Life is a journey!!!  Jika belakangan sebagai wanita/lelaki baik2 ternyata pasangannya doyan selingkuh, maka kesalahannya ada pilihan awal atau “goyah iman dan komitmen” ketika mengarungi biduk rumah tangga.

Pilihan awal:  Kita kurang survei dan terlalu cepat memutuskan tanpa melihat dahulu riwayatnya dari teman2nya dan keluarganya.   Goyah “Iman dan komitment berumah tangga”:  Iman dan komitmen ber-RT penting dan harus menjadi TAFKIR tiap pasangan.  Jika tidak, maka pasangan lemah sedikit ia akan mencari idaman lain yang memiliki kekuatan itu.  Dengan mudah?? Ya, dengan mudah, karena tanpa iman dan komitmen, “peselingkuhan dianggap sebagai bagian dari pacu adrenalin…petualangan cinta”.

Konon, mendapatkan isteri/suami untuk pertama kali itu SUSAH, tapi untuk yang ke-2, 3 dst akan lebih mudah.  Awal2 merasa tidak cantik/tampan, tetapi ketika sudah berumah tangga jadi PEDE, “ternyata saya laku” …maka jangan heran kalau kemudian ia berulah untuk mendapatkan ke-2 dst….

Sekedar guyon: “Untuk para lelaki yang doyan poligami atau perselingkuhan, dari segi FISIK apakah menarik???” Kalau dari segi materi mungkin YA  [itu modal buat traktir2 dan hambur2 duit menarik perempuan], tapi dari segi FISIK biasanya ancur lebur.  Bagi para lelaki mendua, sebagai “pelampisan dari fisiknya yang serba terbatas”.   Namun, untuk perempuan biasanya yang selingkuh itu “Over Pede”  walau biasa aja merasa cantik apalagi ditambah make up over dan merasa PEDE ketika banyak dikelilingi lelaki, padahal sesungguhnya ia tengah menjual murah dirinya.

Jadi balik lagi ke #GakAdil,  sebenarnya, BUKAN SEBUAH KETIDAKADILAN KETIKA “suami/isteri mendapatkan pasangan yg doyan selingkuh”  itu semua tergantung pada PILIHAN kita, bukan KEADILAN dan KETIDAKADILAN tuhan, dan bukan pula Takdir.  Karena kita diberikan pilihan “TETEP RIDHO DIDUAKAN atau DICERAIKAN SAJA!” dan setiap pasangan pun diberi pilihan berbuat “MEMPERTAHANKAN IMAN DAN KOMITMEN atau TIDAK” …jadi adilkan???